tak pernah terbayangkan bahwa jalan ini kan seperti ini.
sulit, kejam, dan berliku.
delapanbelas tahun sudah ku melangkah di atas bumi.
dan delapanbelas tahun pula raga ini bersembunyi dari berjuta-juta problematika kehidupan.
aku hanya bisa mengadu dalam setiap lantunan do.a ku.
hanya cukup menangis dalam pelukan ayah dan ibu.
namun kini, aku harus berdiri, sendiri, tanpa kedua orang tua yang setia mencintaiku tanpa menghiraukan khilafku.
belajar dari sikap dan sifat.
mencoba mencari jati diri.
mengalahkan rasa takut.berjalan hanya untuk satu jawaban, "kebahagiaan".
menjaga perasaan dan kepercayaan ibu.
serta mewujudkan harapan ayah.
ku tangkap takdir agar ia tak lari.
ku taklukkan ia,
ku minta agar asa jadi nyata.
agar pengorbanan ini tak sia-sia.
_neng-ghenniz_
Sabtu, 26 Mei 2012
Sabtu, 10 Desember 2011
RisaLah_ koe
Benih cinta mulai tumbuh..
Tangis kalbu mulai redup..
Ku coba tuk membuka lembaran cintaku lagi..
Agar cahaya bersinar indah kembali…
Namun salah!!
Keliru aku dalam melangkah..
Kasihmu membawaku kejembatan tak berarah..
Akuh terdiam tanpa angkat bicara..
Aku takut….
Aku gelisah..
Seakan hilang akal dariku..
Tapi ku tak ingin ini jadi masalah..
Tuhan……
Tolong aku!!
Jauhkan dia jika rasa tak jadi idaman..
Isi hati hanya Engkau yang tahu tuhan..
Beri aku petunjuk-Mu..
Lahanku, tak cukup luas tuk menampung duka lara…
Tuntun aku tuhan..
Biarkan aku menggapai surga elok-Mu…
(Neng-ghenniz.blogspot.com)
Langganan:
Postingan (Atom)